Belum satu orang lainpun menemukan tiket Kotak Ajaib, sesuatu lagi telah membuat dirinya dicari. bukan sesuatu, lebih layak disebut seseorang, dialah Yayu Sudrajat.
Gw bangun terlambat pagi ini, gak ada ujan, matahari, ataupun awan bitu yang menyambut pagiku dengan segenap hawanya yang khas. Gw buru-buru ke wc, menghabiskan semua keluhanku pada jamban *hwahhh,jorok banget dah* Setelah beres,gw cepet-cepet kembali ke kamar, ngebangunin Ria (temen gw yang kadang-kadang rada narsis,tapi emang sih dia lumayan manis dan keren abis) yang semalam emang nginap di rumah gw.
Setelah Ria bangun, gw lekas beres-beres, pasalnya pagi ini gw ada tryout, abis tryout gw ada les di rumah kak andi (bahasa inggris,red). Pakaian plus makan pagi cukup menghabiskan waktu 20 menit, gw liat jam udah pukul 07.45, masih ada waktu 15 menit buat ngerjain peer dari kak andi sambil nunggu.
Tennn tonnn..Tennn tonnnn..
Bel gw berbunyi, yang jemput sepertinya udah ada di depan rumah,sejurus kemudian kami berangkat. Ria pulang. Motor melaju menelusuri jalan Ahmad Yani, singgah disebuah tempat yang tak asing lagi buat kami warga Makassar (karebosi,red).Kami mencari sosok beberapa orang, namun hasilnya nihil menggigil, kami keparkiran dengan rasa kecewa menyewa dengan muka dadar datar seperti orang yang tak berhasil menemukan orang ilang.
Satu kutil ditemukan.Gw gak tw mister ngomong apa ma kutil itu,berbicara tentang berlian baru atau pencuci muka terkenal mungkin.entahlah.yang gw tw mister nepuk-nepuk pundak tuh kutil (maap yah ?) sebagai tanda perpisahan mereka pada perjumpaan kali ini.
Motor kembali melaju dengan kecepatan 80km/jam yang mula-mula diam dari bidang datar yang kasar,jadi Vo=0, 0=diam, diam=hening, hening=bening, bening=kening, kening=kuning, dan kuning=gigimu.Opsss,sorri !!
Gak nunggu lama di GO, mbak-mbak FO disono nyuruh masuk seraya berkata : bagi pengunjung yang telah memiliki karcis dipersilahkan memasuki ruangan theater 3. Gw lari keluar, nyelip-nyelip disamping FO dengan wajah SOK innocent sambil garuk-garuk kepala. "Kenapa dek ?" kata mbaknya. "Mau minjem tempat sampah mbak,boleh ?" kata gw.
Pikir gw dalam otak pasti ni mbak-mbak ngira gw pegawai cleaning service yang baru magang.Tapi gw gak peduli,dari pada entar di ruangan tissue bekas ingus gw jatuh berucuran tertebar dimana-mana *over kubik*. Dengan sigap gw ngambil tempat sampah itu, gw bawa ia dengan sepenuh tanganku ke ruangan tes, kuletakkan rapi dan penuh kelebayan didepan gw, berharap ia selalu ada saat gw butuhkan.
Ternyata benar. Meski tiap 3 detik sekali temen2 diruangan gw pada melototin gara-gara suara ngeluarin ingus yang tak sedap lenyap merambas ketelinga mereka. Gulungan tissue gw semakin menipis, sekarang diamternya tak mencapai 5 cm lagi,sedang tempat sampah kian mengijo gara-gara tuh ingus.

LJK dibagi. Sebuah ucapan terima kasih terbesit dihatiku,untung nama gw pendek, jadi gak repot nulis namanya. Lembar soalpun dibagi. Gw buka.
10 menit pertama : stabil(O)
50 menit kemudian : jidat berketut dan alis lurus.
1 jam 20 menit berlalu : garuk-garuk pantat *emang cacingan* *tapi boong*
1 jam 30 menit kemudian : saling berpandangan satu sama lain, mencari sebuah jawaban dimatanya, ternyata gak dapet *lah emang gimana caranya dimata ada jawaban,kalau kotoran mah iya*
"okeee,silahkan dikumpul" kata pengawasnya terlihat sangat gembira.gw kelaba-labaan.
Ngecek2 jawaban.banyak yang benar.tapi lebih banyak lagi yang salah.
hiyahahahha *tereak drakula*
bis itu ke rumah kak andi bwad blajar bahasa inggris.ujung-ujungnya disuruh nginap.asyik banget.ada games2 anaeh ala kak andi.nonton bareng.tapi gw gak.lebih milih tidur ketimbang nonton,ehhh gak gak gak,gw gak nimbang..gw tidur.hiyahahha..
Pas gw bangun yang laen baru pada mw tidur,ihhh kacian bgt..
Bangun pagiii..Poto lagiii..
Penasaran?? Lanjut yuk baca “i + n + g + u + s” »»
Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik, kita sebut aja sih ratu dan si tifa. Sebelum ayah mereka meninggal *cuman cerita lho*, Sang ayah berpesan dua hal kepada mereka:
1. Jangan menagih utang kepada orang yang berutang kepadamu…dan
2. Jika pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukamu terkena singar matahari
Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung *ratu* bertambah kaya sedang yang bungsu *tifahh* menjadi semakin miskin.
Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka
wahai anaku yang budiman
dan suparman, apa yang terjadi pada kalian berdua sungguhlah berbeda adanya, apa rahasia kalian, tak maukah kalian membaginya kepada bundamu ini ?
Jawab anak yang bungsu *tifahh*,
ini karena saya mengikuti pesan Ayah, bundaa.. Ayah bilangkan saya ga boleh nagih
kutangutang sama orang yang ngutang keakunya, jadideh modalmodelku nyusut kek balon kempis didudukin gajah segede kontainer, Belum lagi pesan satunya, saya dibilangin buat ga kena matahari sewaktu pulang atau pergi dari rmah ke toko maupun sebaliknya, jadideh *lagi* saya harus naik becak atau andong, mana tukang beceknya bau ketek plus mukanya lecek lagi. Sebenarnya kalau saja saya jalan kaki bisa juga sampai, nah sekarang, pengeluaranku jadi ga bisa bertambah, malah menyusut bin *tragis nian nasib si tifahh*
Kepana anak yang sulung yang bertambah kaya, ibunya pun menanyakan hal yang sama. Jawab anak sulung *ratu* :
Ini semua karena saya menaati pesan ayah.
Karena ayah berpesan supaya tidak menagih kepada orang yang berutang kepada saya, saya tidak memberikan pinjaman (utangan) kepada orang lain sehingga modal tidak susut. Ayah juga berpesan agar jika saya berangkat ke toko atau pulan dari toko saya tidak boleh terkena sinar matahari. Dengan demikian, saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit
terbirit-biritdan pulang sesudah matahari terbenampadam: Akibatnya tolo saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jau sesudah toko yang lain tutup. Dengan kebiasaan seperti itu, orang orang akhirnya tahu dan tokoku menjadi laris karena mempunyai jam kerja lebih lama.
Bagaimana dengan anda wahai blogger mania?
Kisah diatas walaupun dikarang menunjukkan bagaimana sebuah kalimat ditanggapi dengan persepsi yang berbeda jika kita melihat dengan positive attitude *baca=perilaku positif*, segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan menuju kesuksesan tetapi kadang terhanyut dalam kesulitan karena terjebak rutinitas…pilihan ada di tangan Anda, jadi seperti ratu atau tifahh.. atau ga kedua-duanya..
“Berusalah melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa…” –Jens Lehmann, No. 1 Goalkeeper 2007 (FIFA 2007) and the best motivator in Arsenal (Arsene Wenger, Mei, 2007)
Happy blogging
Hari ini hari senin
Hari senin hari ini.
Terulang 2 kali, seperti jam mata pelajaran ibu ipa (kimia,red).
Ibu ipa berjalan memasuki ruangan kelas gw yang tak sempit-sempit amat, ditemani oleh bang mamat *tapi boong*. Dengan baju merahnya bu ipa kian nian tmpak lebih muda. Ini pertemuan pertama untuk semester genap ini.
Menit pertama pembelajaran berlangsung biasa-biasa saja.
Menit kesepulh juga demikian,
Menit ke15 masih tetap sama.
Tak ada perubahan dari cara mengajarnya pagi ini, oleh karena itu, gw mulai memberanikan diri untuk mencari handphone yang tergeletak tak jelas di dalam tas ransel biru gw..
Setelah dapet, gw coba aja utak-atik galeri dan beberapa lagu yang bertengger didalamnya. Pikir gw yah, siapa tahu aja ada uang 50ribuan yang nyelip, meski tak ada kemungkinan ada uang 50ribuan nyelip didalam geleri gw, pasalnya jangankan 50rb, cepe' aja kagak ade. *nihil
Berselang 5 menit gw melakukan aksi itu pada handphone gw, tiba-tiba aja ada setitik binar pencerahan dari Tuhan. "UN-SNMPTN di depan mata guys" batinku. Kesadaran ini mungkin dari Tuhan, tapi kata-kata itu bukan dari Tuhan (jelas lah ! Masa' Tuhan bilang guys ama lo !!)
Akhirnya aku tanpa tak sengaja lewat depan rumahmu, kumelihat tenda biru dihiasi indahnya jalur kuning hati bertanya pernikahan siapa ?? (kok kalimat gw jadi belok gini yah ?? Kayak lagu dangdut. *sok gak tw padahal dangdut mania* hiyaaa *tapi bener boongnya*)
Gw letakkan aja tuh handphone di atas meja gw, gw mencoba mencari titik itu. Dimana kah ?? Gw dengan perasaan yang tulus meletus mencoba memperhatikan di daerah sekitar arsiran *Opss, di daerah sekitar gw maksudnye* .Samping kanan ada Ria. Samping kiri ada kardus berisi tumpukan botol aqua yang kagak terpakai, kata temen-temen kelas sih aqua itu mau dijual ke tukang odong-odong langganan nunu (tukang odong-odong ?bukan, tukang parkir, eh tukang ngumpulin barang plastic bekas maksudnya). Botol-botol aqua itu memang sengaja kami kumpulkan untuk dijual jika kelak hasil pengumpulan itu sudah cukup banyak. Rencananya dana penjualan itu kami pakai buat liburan kelas, kan lumayan tuh. Meski tak semua pendapatan kami raih dari penjualan botol aqua bekas. Kedengarannya memang miris dan kasihan banget, tapi itulah kami. Kami bukan anak-anak yang cengeng dan bisanya cuma ngerengek minta uang sama orang tua. Usaha. Itu dulu yang paling penting buat kami. Di depanku ada nunu.Samping nunu ada dilla.Samping dilla ada yayu. Begitu seterusnya hingga terakhir mentok di Bayu. Semua tampak sibuk dengan bukunya masing-masing. Sedang gw ?? Gw malah sibuk ngeliatin mereka. Gw ngerasa hampir saja menemukan titik cerah itu, dimulai dari gw mandang-mandangin bu ipa yang mukanya polos tak berwajah (innocent,red) sampai akhirnya gw ngejawab pertanyaan bu ipa dengan tingkat kesok-tahuan yang luar biasa dahsyatnya sowdara-sowdara !!
Flash back !!
Nah apa ini namanya ? tanyanya sambil mencoba menggambarkan sebuah alat yang pernah kami pakai di laboratotium saat menjalani praktikum kurang lebih 4 minggu silam. Tak ada yang menjawab. Hanya ada angin yang bergetar ditemani 29 pasang mata yang memberi pancaran kebingungan.
"Sel ??Sel ??" kata bu ipa memberi kami bayangan atas jawaban pertanyaanya." Sel apa ??" beliau mengulanginya lagi.Masih tak ada suara.Sel ?
"Jembatan garam buu !!" kata gw lincah,lantang,linglung nan lolol *maksa
"Iya" kata bu ipa.
Berhasil, berhasil, berhasil, horeee !! *ngikutin gaya spongebob dengan tangan berjoget-joget keatas
Gw pikir bener tuh jawaban yang gw pinjem dari ria. Ternyata oh ternyata suara rincihan tawa dari temen-temen kelas kini terdengar. Mulai yang ketawanya do=do sampai yang ketawanya do=dodol. Gw bingung. Balik kesebelah kanan dan nanya Ria : Kenapa Ria ??Salah yah jawabannya ? Kalau salah, kenapa semua teman-teman pada ketawa ? Bukannya mereka juga kagak tw jawabannye ? (Soalne, kalau tahu kan pasti udah mereka jawab dari awal bu ipa nanya).
"Salah iyya, ko dak dengar tadi ibu ipa bilang apa ? Iya, itu namanya pipa U "jawabnya dengan bahasa Makassar yang kental manis dan membuatku menatapnya sinis
Pipa U ??
Tadi bukannya bu ipa mengawali dengan kata sel ? Yah, itulah sebuah pancingan dari bu ipa. Jangan terjebak *hikmah
!^%_(_U^*&%&$%^@$!@$P(_ *ungkapan rasa malu.
Huahahah.
Betapa memalukannya diriku.
Gw hening sampai akhirnya jam untuk mata pelajaran kimia usai.
Tapi gw bukan anak mama yang pantang menyerah, titik itu harus kudapatkan !!
Gw berjalan ke tempat wudhu sekolah, berharap setelah shalat nanti gw bisa mendaptkan titik itu. Masuk ketempat wudhu, gw kagak langsung buka jilbab dan mengguyurkan air ke anggota wudhu gw. Sebelumnya gw menghampiri sebuah cermin berukuran 2x3m, gw mandang-mandangin wajah gw yang imut ini seperti tadi gw mandang-mandangin bu ipa.
"AHHA !!" batinku.
Akhirnya gw menemukan titik itu, sebuah bulu yang tergeletak di bawah mata gw, tepat antara hidung dan pangkal mata. BULU MATA !! yah,bulu mata. Ternyata itu dia titik binar yang mengusik pikiran gw."Tak apalah, meski titik cerah dari Tuhan yang sebenearnya belum kuraih, setidaknya satu titik berbinar ini tak lagi mengganggu gw" batinku.
Gw pernah denger sebuah mitos, jatuhnya bulu mata pertanda ada seseorang yang sedang merindukan kita. Benarkah ??
Penasaran?? Lanjut yuk baca “BULU MATA-Sebuah titik binar kiriman Tuhan” »»
Dunn..dunn..
Punumpung pusuwut bu'ung tujuh tugu tujuh hurup purhutuan ! Subulum ndu mului mumbucu pustungun unu, duhurupkun kusuapun mulutnyu. Uru you ruady kuds ?? Kuluw tuduk, pusuwut unu mumpunyui tugu julun kuluwur.
Purtumu : clusu wunduw pudu buguan utus ujung kunun munutur undu (X)
Keduwu : shut duwn kumputur undu !
Kutugu : lumpurkan butu ku luyur munitur undu.
Punumpung, supuluh munut lugu, lumpu ukun dumutukun,juku undu uduluh urung cupu, burhuntuluh mumbucu duru sukurung.
*supuluh munut berbulu burlulu…
SELAMAT !!
ANDA TELAH BERHASIL TERJARING DALAM ANGGOTA KARMA BU YUN (Kaum Abnormal Bermulut Manyun).
Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi kami di : 08124242763826
Akhirnya…
Baiklah pemirsa sekian dulu perjumpaan kami,kita akan kembali lagi minggu depan dib log kesayangan anda dalam acara TYCAR ,uhuyyyy..*ikuti gayanya spontan dengan tangan membentuk huruf U*
.....................................................
Pertanyaan ntuk batin anda : Kok mau-maunya sih dibaca ??Bukannya dari judul saja udah kelihatan kalau ini untuk kaum abnormal ??
Batin tifah menjawab : Apa ini pertanda bahwa para blogger rata-rata adalah orang abnormal ??Ahhaahh !! *think smart* new research
Penasaran?? Lanjut yuk baca “U (POSTINGAN BAGI KAUM ABNORMAL)” »»
Kurasakan hangat indahnya sang mentari,membangunkanku ditidur yang lelap ini.. Sinarmu yang terang mulai memasuki mata dan mengusikku dalam alam mimpi..*RAN
Lagu yang menggantikan kokok ayam dan menjadi suara alarm bervolume maksimal di handphone gw ini kembali mengalun sebagai tanda subuh tlah tiba.Kucoba meraihnya dengan tangan-tangan kecilku.Ada 2 buah pilihan yang terpampang jelas dilayar sana.STOP or SNOOZE !! Dengan mata yang tetap tertutup redup kucoba menekan dengan lembut*slow motion pilihan bagian kanan.SNOOZE.Gak ada alasan khusus kenapa gw memilih itu.10 menit lagi,3 kata yang SELALU gw pikirkan ketika alarmku berbunyi.Dan ketika 10 menit itu datang menghampiri,gw akan kembali berkata :10 menit lagi.Begitulah hingga 3 kali 10 menit.
Dan kemudian misalnya seterusnya selanjutnya itu sudah terjadi,tunggulah doooorrr..doooorrr..doooorrr *bukan tembakannya israel loh* dari luar kamar diikuti dengan teriakan khas ala mama."Fahhh,banguun.Kemesjid.Pengajian" kata mama setengah keteak tereak."Yah mah"balesku acuh.
Hah,emang dasar namanya orang tua yah,pasti deh paling tahu kebiasan buruk (read:ngulur waktu) anaknya,termasuk mama tercinta.Gw digedor-gedor, badan gw diguncang-guncang, wah buncis persis banget tuh ayam dalam tepung bumbu kobe.Akhirnya, dengan seunyil senyum dan liur*gak kok,cuma over* dipipi serta doa yang selalu terpanjatkan mengawali pagi ini dengan harapan bisa menjumputi sebuah keberuntungan,gw tarik selimut kuning bergambar boneka jamur itu dari tubuhku."Bismillahirahmanirrahim" ucap gw dalem hati sambil mencoba menstabilkan tubuh ku yang kering kelontongkerontang *kata Ratu
Setelah merasa benar-benar enjoy,gw berjalan menyusuri rumah,mencari dimana WC gw bertengger.
Tangan
Mulut
Muka
Ubun-ubun
Telinga
Pergelangan
Kaki
Gw wudhu'.
Doa jangan lupa.
Pasang mukena.
Berangkat kemesjid.
Mesjid dari rumah gw kagak jauh-jauh amat,jadi meskipun telat 10 menit masih bisa dapet shalat berjama'ah kok.Hyahah,awalnya sih males banget,tapi mengingat masa depan gw diakhirat,berangkatlah gw dengan sepenuh cangkir teh hangat*Opss,salah lagi.salah lagi* Dan setelah nyampe di mesjid,ternyata imam udah rakaat ke2,jadilah gw harus masbuq.
Gak berselang berapa lama,pak ustadz yang emang biasa sering nongkrong dimesjid itu bawain pengajian,ada satu pelajaran yang bisa gw petik: Sebaik-baik manusia adalah apabila ia dilihat akan mengingatkan kita pada Tuhan.
Gw diem-diem ajja,tapi pikiran gw nih gak bisa berhenti ngaco.Gw senyam-senyum sambil melintir-melintir ujung mukenah gw,RAYU (Ratu-Yayu) hebat yah,dia termasuk golongan sebaik-baiknya manusia,soalnya tiep kali gw berhubungan berkomunikasi sama mereka,bawaanya gw inget Tuhan melulu seraya berkata dalam hati: Kenapa yah Tuhan nyiptain manusia jenaka
bin serakah seperti mereka.
.Peace
Penasaran?? Lanjut yuk baca “RAYU (RAtu-yaYU), 2 manusia jenaka sebaik-baiknya manusia” »»
Duar.duarr..
Ada suara terdengar
Suaranya samar-samar
Satu.dua.satu.dua
Semua mendengar.
Duar
duar
suaranya menggelegar.
Duar.duar.duar.
Makin lama makin besar
Kusimak dari jendela kamar.
Ternyata petasan dibakar-bakar.
Duar.duarr
Ada suara terdengar
Suaranya samar-samar
Satu.dua.satu.dua
Semua mendengar.
Duar
duar
suaranya menggelegar.
Duar.duar.duar.
Makin lama makin besar
Kusimak dari jendela kamar.
Hancur rumah terbongkar-bongkar
Anak bang rusdi gak jadi melamar
Gara-garanya si peminang pergi ke pasar
Yang rupanya baru cari mahar.
Telat balik gara-gara naek dokar.
Duar.duarr..
Ada suara terdengar
Suaranya samar-samar
Satu.dua.satu.dua.
Satu.dua.satu.dua.
Semua mendengar.
Duar
duar
suaranya menggelegar.
Duar.duar.duar.
Makin lama makin besar
Kusimak dari jendela kamar.
Hanya ada ibu yang masak soto banjar
DUARRRR !!
Suaranya semakin besar.
Bunga mengapa tiada bermekar ?
Adakah makhluk Tuhan yang melanggar ?
Tak ada jawaban dari balik kamar.
Aku berputar-putar.
Jatuh.Mungkin pingsan.
Terdengar bisikan dari burung camar : Qiuuuuuuuuu.qiuuuuuuuu..
Ada Negara yang nyolkar
Beritanya sudah tersebar.
Konon makin lama makin nyangar
Untungnya bukan dimakassar.
DUARRRR !! *Lagii
Pasukan Israel sudah mnyebar
Palestina terpaksa harus gulung tikar.
Akhirnya aku sadar !!
Penasaran?? Lanjut yuk baca “Puisi Jadul untuk Israel-Palestina” »»
.Hmmm,mulai dari mana yah ?Mulai dari cakalang ajja ah.
.Pak,sentral ?
.Iya.
.Aku naek.
Hai pemirsa,perkenalkan nama saya athifah,biasa di panggil tifahh.Mungkin ini untuk pertama kalinya kalian melihat nama saya di blog ini.Yah,itu karena saya memang anggota baru di blog ini yang sebelumnya dipegang oleh CRY (C untuk Cakra,R untuk Ratu dan Y untuk Yayu).Dan sekarang mereka gak cry cry lagi.Mengapa ??Karena ada diriku *Ghyaaa. Kalau aku nyingkatnya TYCAR (read:tikar) (T untuk tifahh,Y unyuk Yayu,Ca untuk Kalsium,Opss Cakra i mean dan R untuk Ratu)
Baiklah.
Tahukah kalian apa yang akan saya lakukan sekarang ?
Aku akan mengajak kalian menyusuri duniaku,dunia cemerlang nan memesona.Tatap mata saya baik-baik,dalam hitungan ketiga anda akan gak kenapa-napa.hihi*makasa banget.
Well,makasih banget buat kalian bertiga khususnya buat Kangkung Mas Rahmat yang dah mengizinkan aku numpang nyoret-nyoret diblog ini,sekalipun mungkin isinya tak lebih dari sampah belaka dan tak bermanfaat bagi orang-orang,setidaknya aku bisa melhiat senyum yang tersungging dipipi orang yang membacanya.(emang ada yang mau senyum ??)
Kagak mau ngaku juga tak masalah,tapi aku yakin bahwa senyum itu adalah implementasi dan aplikasi dari perasaan kita,meski tak semua senyum mampu mewakili rasa dan perasaan kita.
.Depan belok kanan yah pak ??
.Iya neng,cerewet amat sihh !!
Oleh karena itulah,aku datang kesini dengan sejuta*over* senyum,senyum yang kulukiskan dengan coretan sederhana berbingkai ikhlas,sambil berharap ada juga orang yang ikhlas bawaain makanan dimalam yang sesunyi ini,aku sendiri tiada yang menemani*ada lagu kayak begini perasaan.Soalnya sekarang perutku juga sedang bernyanyi-nyayi telur dalam mimpi *gak nyambung
.Yahhh,kiri pak ! Sambil menyerahkan uang 2ribu perak
.kok 2ribu ?3 ribu neng ?
.turunmii bensin pak.*Lari kehutan kemudian tersesat,kulari kepantai kemudian tenggelamku.Tolonggggg !!
Kuakhiri coretanku dengan satu keajaiban:ada paus naksir gw !! Penasaran?? Lanjut yuk baca “Dari Cakalang sampai Sentral” »»
Karena anda
telah meluangkan waktu untuk bertanya/mengirim email, maka terlebih kami si jenaka-bersaudara-tapi-tak-sama
akan meluangkan hal yang sama untuk menjawab. Jika anda tidak menerima jawaban dari tiga hari, maka perlu kesabaran lebih
, jika kurang, anda tengah beruntung sekarang
..
Kembali ke HOME/HALAMAN DEPAN
Penasaran?? Lanjut yuk baca “Terima Kasih Yaaa” »»